Dari dulu saya punya mimpi kalo ada salah satu band Indonesia yang bisa sukses di dunia internasional seperti band-band barat, bahkan bisa melegenda, konsernya sangat ditunggu-tunggu penggemarnya di seluruh dunia, waoww!!! Ga kebayang deh kalo itu bener-bener bisa terjadi. Tapi sayangnya, sampai sekarang belum ada band2 Indonesia yang bisa mencapainya, apa sih penyebabnya??
Padahal potensi band2 kita sebenarnya sangat besar untuk mencapainya, lihat aja Slank yang uda mondar-mandir keliling dunia, tapi tetap aja ga sesukses band2 negeri barat yang emang menjadi kiblat dalam bermusik band2 kita. Belum lagi /rif yang salah satu lagunya dijadiin soundtrack spiderman serta Padi n Sheila on 7 yang masuk dlm album kompilasi lagu piala dunia.
1. Bahasa
Yahh inilah faktor utama yang menghambat band2 Indonesia di dunia internasional, ga bisa dipungkiri lagi kalo bahasa inggris lah yang mendunia, bahasa inilah yang menyatukan dunia, semua band2 yang sukses di dunia internasional selalu memakai bahasa inggris dalam setiap lagunya. Menurut saya band2 barat lagunya terdengar lebih keren karena menggunakan bahasa inggris, coba aja lagunya Linkin Park yang Crawling dinyanyiin ke dalam bahasa Indonesia.
Show »
Crawling (English version)
Reff:
Crawling in my skin
These wounds, they will not heal
Crawling (Indonesian version)
Reff:
Menjalar pada kulitku
Luka ini, takkan bisa sembuh
Gimana?? Jadi aneh kan?? Hehe
Ini baru satu contoh, coba aja lagu lain, dijamin aneh,, haha..
Bukannya mw merendahkan bahasa kita, tapi ini lah kenyataannya kalau kita mau sukses di dunia internasional, harus pake bahasa inggris !!!,,
(Coba ajaaaa bahasa Indonesia jadi bahasa internasional…)
Jadi gunakan lah bahasa inggris !!!!!!
2. Keberanian + PD
Lalu, bagaimana dengan band Indonesia? Sebenarnya uda cukup banyak yang pake bahasa inggris, liat aja D’cinnamons, Mocca, Steven n Coconut Trees, The SIGIT, dll. yang menurut gw sebenernya bisa berbuat lebih di kancah internasional, lagunya enak didengar, dan bahkan waktu pertama kali dengar lagunya, saya kira itu dari band luar. Dibutuhkan keberanian dari dan kepercayaan diri mereka untuk hijrah ke amrik atau eropa, liat aja Anggun C Sasmi, penyanyi solo wanita Indonesia yang paling sukses (sedikit) di dunia internasional. Sayangnya hal ini belum dimiliki oleh band2 indonesia.
3. Plagiat = tukang nyontek
Ga bisa dipungkiri lagi kalo band2 di Indonesia banyak yang menjiplak karya-karya dari luar, gimana mau bisa go international, yang ada mah bisa kena tuntut dari band asli pencitanya….ya kan??payahhh. Mau contoh ?coba dengerin lagunya d’masiv ini dan bandingin dengan lagunya aslinya, sama kan ????
Show »
1. Cinta Ini Membunuhku = I Don’t Love You - My Chemical Romance
2. Diam Tanpa Kata = Awakening - Switchfoot
3. Dan Kamu = Head Over Heels (in This Life) - Switchfoot
4. CInta Sampai di Sini = Into The Sun - Lifehouse
5. Sebelah Mata = The Take Over, The Break’s Over - Fall Out Boy
6. Dilema = Soldier’s Poem - Muse
7. Tak Pernah Rela = Is It Any Wonder - Keane
8. Lukaku = Drive - Incubus
4. Radja, Kangen Band, Matta, ST12 dan kawan2
Ini dia!!!, ini lah yang paling menghambat dunia musik di Indonesia untuk sukses di dunia, tak dapat dipungkiri lagi!!
Semula banyak orang yang menganggap mereka adalah band-2 sampah dengan aliran baru yang mereka ciptakan (baca: PopDangdutMelow), kenapa saya kasih nama PopDangdutMelow?? Menurut saya aliran ini sendiri muncul karena merosotnya aliran dangdut, sejak zaman Alam mbah dukun, Inul Daratista, Ike Nurjanah, dll. Praktis tidak ada lagi album n lagu-lagu hits dangdut yang baru bermunculan, sampai pada akhirnya para penyanyi dangdut menyanyikan lagu pop seperti “Separuh Nafas” milik DEWA19 dengan aransemen dangdut dan lagu2 pop lainnya, dan anehnya lagu2 pop dengan aransemen dangdut laris di pasaran. Sampai pada akhirnya Radja, Rindu Band , eh Kangen Band dan kawan2 dengan jeli memanfaatkan potensi pasar yang besar, mereka membuat aliran baru dengan alat2 musik band tanpa gendang dan suling mereka menyanyikan lagu Pop tapi terdengar seperti Dangdut dengan beat-beat Dangdut, dan kebanyakan bernada Melow (PopDangdutMelow).
Ga jelas apa aliran mereka, tapi patut kita acungi jempol karena mereka sukses besar di Indonesia bahkan sampai ke mancanegara seperti Malingsia contohnya. Mereka tetap eksis dan banyak band2 baru sejenis yang bermunculan. Ini terbukti dengan banyaknya penggemar mereka walaupun tidak sedikit yang mencaci mereka. Aliran ini adalah sebuah pilihan baru, selera masing2 orang berbeda-beda, semua orang berhak menilai bagus atau jeleknya.
Lalu kenapa menghambat?? Ya, sudah sangat jelas aliran ini membuat dunia musik Indonesia jalan ditempat, bahkan bisa dikatakan mengalami kemunduran, aliran ini hanya akan bisa sukses di Indonesia dan negara2 serumpun seperti Singapura dan Malingsia, bukan maksud saya merendahkan aliran ini, tapi yang bikin saya pesimis dunia musik Indonesia bisa sukses di kancah internasional adalah band2 baru yang bermunculan banyak sekali yang masuk kategori aliran PopDangdutMelow ini.
Lama-lama aliran yang udah lama eksis seperti pop, rock, jazz dll. bisa hilang n punah. Bisa-bisa Produser nantinya hanya akan mengorbitkan band2 beraliran PopDangdutMelow karena keuntungan yang besar karena pasar yang besar, sebesar Indonesia dan sekitarnya, bukan Dunia.
Coba perhatiin lagu dari Rindu Band ini :
Show »
Kamu di mana, dengan siapa
Semalam berbuat apa
Kamu di mana, dengan siapa
Disini aku menunggumu dan bertanya 2x
Jiyakakakaaaaaaa… tertawanggulinggulingdilantai, inilah contoh kenapa musik Indonesia gak maju2.